Roadmap Kemitraan Indonesia-Thailand 2026-2030 Resmi Disepakati

Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:03:31 WIB
Indonesia dan Thailand Sepakati Roadmap Kemitraan Strategis 2026-2030 [FOTO: NET].

JAKARTA — Perdana Menteri (PM) Kerajaan Thailand Anutin Charnvirakul menyampaikan bahwa Indonesia dan Thailand telah menyetujui Roadmap on Strategic Partnership 2026–2030 sebagai acuan guna memperkuat hubungan bilateral dalam rentang lima tahun ke depan. 

Dokumen peta jalan tersebut diharapkan menjadi acuan eksekusi bermacam kerja sama yang mendatangkan kemanfaatan nyata bagi masyarakat kedua negara.

Hal itu diutarakan Anutin dalam Joint Press Statement bersama Presiden Prabowo Subianto usai menggelar pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/8/2026).

Anutin menyampaikan bahasan bersama Presiden Prabowo berjalan dalam suasana hangat dan membuahkan kesepahaman guna memperkokoh kemitraan strategis pada beragam sektor.

"Saya senang bahwa kedua belah pihak telah menyetujui Roadmap on Strategic Partnership Thailand-Indonesia 2026–2030 yang akan menjadi pedoman kerja sama kami pada tahap selanjutnya untuk menciptakan kesejahteraan dan saling menguntungkan bagi rakyat kami di kedua negara," ujar Anutin.

Ia mengimbuhkan, perbincangan bilateral mencakup beragam topik strategis, mulai dari ranah politik dan keamanan hingga kolaborasi ekonomi.

"Pembicaraan saya dan Presiden tadi berlangsung dalam suasana persahabatan dan mencakup berbagai bidang kerja sama, beberapa masalah penting," katanya.

Di ranah politik dan keamanan, Anutin menyampaikan kedua pimpinan setuju mendongkrak koordinasi di setiap tingkatan pemerintahan demi menjamin eksekusi kemitraan strategis berjalan efektif.

"Aspek keamanan dan politik, saya dan Presiden sepakat untuk memperkuat koordinasi di semua tingkatan. Secara khusus, ada pertemuan rutin antara para eksekutif senior kedua negara serta memanfaatkan mekanisme kerja sama yang ada secara maksimal, seperti Joint Commission di tingkat Menteri Luar Negeri," ujarnya.

Menurut Anutin, penguatan skema tersebut bakal menjadi sarana penting guna menindaklanjuti beragam kesepakatan yang tercipta dari perjumpaan bilateral.

Di samping itu, ia menilai hubungan pertahanan Indonesia dan Thailand terus memperlihatkan tren positif, yang ditandai oleh eratnya ikatan antarmiliter kedua negara.

"Kami sangat senang bahwa kerja sama keamanan kedua negara semakin kuat dan terus maju. Hubungan militer yang erat di semua tingkatan dan di semua angkatan bersenjata. Kami terus melanjutkan pelatihan militer bersama," tuturnya.

Anutin pun kembali menyinggung kedekatan Presiden Prabowo dengan jajaran militer Thailand lantaran sempat mengikuti latihan bersama pasukan khusus Thailand sewaktu masih aktif bertugas di pasukan khusus Indonesia.

"Bahkan Presiden sendiri pernah berlatih bersama pasukan khusus Thailand," katanya.

Tags

Terkini