JAKARTA - Persija Jakarta kembali membuat gebrakan di awal tahun ini dengan mendatangkan pemain muda berbakat, Mauro Zijlstra.
Klub berjuluk Macan Kemayoran itu mengumumkan secara resmi perekrutan striker Timnas Indonesia berusia 21 tahun. Kehadirannya diharapkan menambah kekuatan skuad sekaligus menjadi bagian dari rencana jangka panjang klub.
Zijlstra diikat kontrak selama dua setengah musim setelah dipinang dari klub Belanda, FC Volendam. Direktur Persija, Mohamad Prapanca, menyebut langkah ini merupakan strategi membangun tim masa depan. Pemain muda ini dinilai memiliki potensi besar yang dapat dikembangkan dalam kompetisi domestik maupun internasional.
“Kami melihat Mauro sebagai pemain muda dengan potensi besar dan masa depan yang menjanjikan. Di musim ini dirinya akan menambah kedalaman skuad Persija. Kehadirannya juga menjadi bagian proses membangun tim kuat untuk beberapa musim ke depan,” ujar Prapanca.
Siap Hadapi Tantangan Bersama Persija
Mauro Zijlstra sendiri mengaku siap menghadapi tantangan di Persija Jakarta. Pemain muda ini menilai Persija sebagai klub besar yang memiliki target juara. Keluarganya juga menyambut gembira keputusan Mauro untuk kembali ke tanah air dan memperkuat Macan Kemayoran.
“Saya sangat siap menyambut tantangan bersama Persija. Persija adalah tim besar yang memiliki target juara musim ini. Saya sangat antusias menerima tantangan ini,” ujar Zijlstra.
“Saya sangat senang, begitu pun keluarga saya. Seperti yang saya bilang, Persija adalah klub besar. Jadi saya sangat senang berada di sini,” tambahnya.
Kehadiran Mauro diharapkan dapat memperkuat lini depan Persija. Manajemen klub menilai kombinasi pemain muda dan berpengalaman akan meningkatkan daya saing tim. Dengan skuad yang lebih solid, Persija siap menghadapi kompetisi musim ini.
Rekam Jejak Karier Mauro Zijlstra
Mauro Zijlstra memulai pembinaan sepak bolanya di akademi AZ Alkmaar pada 2019. Setelah itu, ia mengembangkan karier di Amsterdamsche FC pada periode 2019–2022. Kemudian ia melanjutkan perjalanan ke NEC Nijmegen hingga 2024, sebelum bergabung dengan FC Volendam.
Bersama Volendam, Mauro mulai menapaki level profesional. Ia masuk dalam daftar susunan pemain tim utama pada enam pertandingan Eredivisie musim 2025/2026. Meski belum melakoni debut resmi, Mauro mendapatkan jam terbang penting bersama tim U-21 sebagai proses pematangan performa.
Di level internasional, Mauro sudah mencatatkan tiga penampilan bersama Timnas Indonesia. Ia bermain dalam dua laga uji coba melawan Taiwan dan Lebanon, serta satu pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 menghadapi Irak. Pengalaman ini menambah nilai lebih bagi tim Persija.
Kehadiran Mauro memberi tambahan opsi bagi pelatih dalam meracik strategi serangan. Dengan pengalaman di klub Belanda, ia dinilai memiliki teknik dan pemahaman taktik modern. Hal ini penting bagi tim yang ingin tampil kompetitif di BRI Super League.
Mengikuti Jejak Pemain Diaspora
Dengan bergabungnya Mauro, ia mengikuti jejak rekan senegaranya, Shayne Pattynama. Pattynama lebih dulu pindah ke Persija dan telah tampil sebagai pengganti saat menghadapi Persita Tangerang pada 30 Januari 2026.
Sebelum mereka, pemain diaspora Timnas Indonesia Jordi Amat sudah lebih dulu bergabung dengan Persija sejak Juli 2025. Kehadiran pemain-pemain ini menunjukkan strategi Persija untuk memadukan talenta lokal dan diaspora. Langkah ini diharapkan meningkatkan kualitas tim secara menyeluruh.
Kehadiran pemain diaspora juga membantu membangun kultur profesional di klub. Mereka membawa pengalaman dari kompetisi Eropa yang bisa menjadi contoh bagi pemain muda lokal. Integrasi ini menjadi strategi manajemen dalam membentuk tim yang kompetitif jangka panjang.
Strategi Jangka Panjang Persija Jakarta
Direktur Persija menegaskan perekrutan Mauro adalah bagian dari strategi membangun tim masa depan. Fokus klub bukan hanya pada satu musim, tetapi pada konsistensi performa dalam beberapa tahun ke depan. Hal ini sejalan dengan visi untuk menjadi klub yang berprestasi dan berkelanjutan di kancah nasional maupun internasional.
Tim pelatih akan memanfaatkan kehadiran pemain muda untuk menambah kedalaman skuad. Dengan kombinasi pengalaman dan potensi muda, tim diharapkan memiliki fleksibilitas taktik. Strategi ini juga memastikan Persija tetap kompetitif meski menghadapi padatnya jadwal kompetisi BRI Super League.
Persija menargetkan musim ini sebagai langkah awal menuju pembangunan tim jangka panjang. Pemain muda seperti Mauro akan dibimbing agar mampu memberikan kontribusi maksimal. Dengan pengembangan talenta, klub berharap bisa mencetak generasi pemain berkualitas yang siap bersaing di level tinggi.
Harapan dan Tantangan ke Depan
Kehadiran Mauro menambah optimisme di kalangan suporter Persija. Pemain muda ini diharapkan bisa cepat beradaptasi dengan budaya dan atmosfer kompetisi Indonesia. Tantangan utama adalah bagaimana menyalurkan potensi dan pengalaman Eropa ke performa nyata di lapangan.
Pelatih tim akan menyiapkan skema agar Mauro bisa tampil maksimal. Kombinasi pemain lokal dan diaspora diharapkan menghasilkan chemistry yang kuat. Persija juga akan memanfaatkan kedalaman skuad untuk menghadapi jadwal padat musim ini.
Dengan langkah ini, Persija Jakarta menunjukkan ambisi yang jelas. Perekrutan Mauro Zijlstra menjadi simbol strategi pengembangan jangka panjang dan peningkatan kualitas tim. Tim yang solid diharapkan dapat bersaing untuk juara sekaligus membangun fondasi kuat untuk musim-musim mendatang.