PLN UIP2B Jamali dorong perubahan budaya masyarakat terhadap pengelolaan sampah dan kebersihan

Rabu, 16 Juli 2025 | 09:13:08 WIB

Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) Jawa Tengah dan D.I Yogyakarta menunjukkan kepeduliannya terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan bersih-bersih bertajuk “Rawa Resik Urip Luwih Becik” yang dilaksanakan di Desa Asinan, Bawen, Kabupaten Semarang. Aksi ini merupakan wujud nyata komitmen PLN dalam menjaga kelestarian ekosistem di kawasan Rawa Pening.

General Manager PLN UIP2B Jawa Madura dan Bali, Munawwar Furqan, menegaskan bahwa tanggung jawab terhadap lingkungan harus diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan sekadar semboyan. Menurutnya, kawasan Rawa Pening memiliki kekayaan alam yang patut dijaga dan menjadi salah satu lokasi yang memerlukan perhatian khusus dalam hal pengelolaan lingkungan.

Saat air sedang pasang, wilayah Rawa Pening kerap dipenuhi oleh sampah plastik yang hanyut terbawa arus. Melalui kegiatan “Rawa Resik Urip Luwih Becik”, para pegawai PLN turun langsung membersihkan area tersebut sekaligus menyerahkan bantuan berupa tempat sampah dan perlengkapan kebersihan kepada masyarakat. Diharapkan, bantuan ini dapat mendorong terbentuknya budaya pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab serta menumbuhkan kepedulian lingkungan sejak dini.

Manager PLN UP2B Jawa Tengah dan D.I Yogyakarta, Rachmat Hidayat, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Dalam momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini, PLN ingin mewujudkan kawasan yang bebas dari sampah plastik, khususnya di area Rawa Pening. PLN berharap aksi ini bisa menjadi teladan bagi masyarakat luas.

Kepala Desa Asinan, Turchamun Jiarto, mengungkapkan apresiasinya atas inisiatif PLN dalam menyelenggarakan kegiatan “Rawa Resik Urip Luwih Becik”. Ia menyebut bahwa kegiatan bersih-bersih yang dilakukan oleh pegawai PLN sangat membantu warga dan memberikan dampak langsung yang positif terhadap kebersihan lingkungan di sekitar desa.

Lebih dari sekadar membersihkan rawa, kegiatan ini juga menjadi langkah awal bagi PLN dalam membangun Desa Wisata Asinan yang berbasis pada potensi lokal dan konservasi lingkungan. Inisiatif ini merupakan bagian dari pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN yang mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), terutama pada pilar ke-8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.

PLN meyakini bahwa keberhasilan dalam upaya konservasi lingkungan tidak dapat dicapai tanpa melibatkan masyarakat sebagai mitra utama. Oleh karena itu, dalam setiap tahap program, PLN senantiasa menggandeng komunitas lokal agar program yang dilaksanakan relevan secara sosial, serta memberikan manfaat ekologis dan ekonomi jangka panjang.

Dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) ke dalam strategi bisnisnya, PLN membuktikan bahwa pertumbuhan ekonomi dapat sejalan dengan pelestarian lingkungan. Kegiatan di Desa Asinan ini menjadi contoh nyata bahwa BUMN seperti PLN dapat mengambil peran penting sebagai penggerak perubahan demi mendukung masa depan hijau bagi Indonesia.

Terkini