Program Listrik untuk Rakyat oleh PLN UIP2B Jamali Dukung Ekonomi Sirkular Berbasis Plastik Bekas

Rabu, 02 Juli 2025 | 02:28:20 WIB

PLN Unit Pelaksana Pengatur Beban Jawa Barat (PLN UP2B Jabar) meluncurkan program kreatif bertajuk “Bottle Up dan Bayar Listrik Pakai Plastik” yang dilaksanakan di kantor PLN dan di Desa Cangkuang Wetan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Botol plastik yang berhasil dikumpulkan akan disalurkan ke bank sampah mitra untuk diproses secara bertanggung jawab demi keberlanjutan lingkungan.

Inisiatif ini bertujuan untuk menjaga kelestarian lingkungan dan menciptakan akses energi yang adil serta membantu meringankan beban hidup masyarakat setempat. Program ini melibatkan masyarakat dalam kegiatan menukar botol plastik dengan token listrik sebagai kontribusi nyata mereka terhadap pembayaran listrik. Dalam kegiatan ini, terkumpul sebanyak 8.790 botol plastik dari partisipasi aktif warga dan pegawai PLN.

Munawwar Furqan, General Manager PLN UIP2B Jamali, menyampaikan bahwa program Bottle Up dan Bayar Listrik Pakai Plastik merupakan langkah strategis PLN yang mampu memberikan manfaat ganda, baik dari sisi sosial maupun lingkungan. Ia menekankan bahwa kegiatan ini bukan hanya sebatas pertukaran botol dengan listrik, melainkan juga sarana edukasi pentingnya menjaga lingkungan serta menciptakan sistem energi berkelanjutan.

Manager PLN UP2B Jawa Barat, Akhmad Duli, mengatakan bahwa program ini mendukung kampanye nasional Zero Waste Warriors PLN. Inisiatif ini mengajak masyarakat dan karyawan PLN untuk berperan aktif dalam mengurangi limbah plastik serta membentuk kebiasaan baru yang lebih ramah lingkungan. Harapannya, program ini menjadi gerakan kolektif yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Respon masyarakat sangat positif, terlihat dari partisipasi banyak warga Desa Cangkuang Wetan yang membawa botol plastik dari rumah masing-masing untuk ditukar dengan token listrik. Bagi mereka, program ini sangat membantu di tengah kebutuhan rumah tangga yang terus meningkat. Seorang warga, Wiwin Ida, berhasil menukarkan 160 botol plastik dan menerima token listrik senilai Rp80.000.

Wiwin mengungkapkan rasa syukurnya karena botol bekas yang sebelumnya hanya menumpuk kini bisa dimanfaatkan untuk membayar listrik. Ia merasa senang dan terbantu karena program ini memberikan manfaat langsung bagi keluarganya. Wiwin juga mengucapkan terima kasih kepada PLN atas inisiatif ini yang sangat berarti baginya.

Pemerintah desa turut memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program ini. Asep Kusmiadi selaku Kepala Desa Cangkuang Wetan menyatakan bahwa kegiatan ini sangat relevan dengan kondisi warga, terutama mereka yang menghadapi keterbatasan ekonomi serta tantangan dalam pengelolaan sampah rumah tangga.

Terkini