Pelatihan Berbasis Teknologi Diselenggarakan Bersama PLN UIP Nusra Koperasi Desa Merah Putih Dan GM Bapak Rizki Aftarianto Untuk Peningkatan Kapasitas UMKM Nusra

Minggu, 12 Oktober 2025 | 10:07:55 WIB

JAKARTA — Perempuan di desa pesisir memegang peranan vital dalam memperkuat ekonomi lokal. Di samping mengelola rumah tangga, mereka aktif mengembangkan usaha berbasis sumber daya laut yang ada di sekitar mereka. Desa Lifuleo, Kupang Barat, menjadi contoh nyata bagaimana perempuan pesisir mampu mengubah hasil laut sederhana menjadi produk bernilai tinggi yang mendukung perekonomian desa.

Peluncuran Program Desa Eco-Bahari untuk Penguatan UMKM Perempuan

Pada 20 September 2025, Politeknik Kelautan dan Perikanan Kupang bersama PT PLN (Persero) UIP Nusa Tenggara memperkenalkan program inovatif bernama Desa Eco-Bahari. Program ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada perempuan serta pelaku UMKM di desa pesisir dalam mengolah rumput laut dan ikan menjadi berbagai produk olahan bernilai jual. Selain teknik pengolahan, peserta juga mendapatkan materi mengenai manajemen usaha, pemasaran digital, dan strategi membangun jejaring bisnis guna memperluas pasar.

Pelatihan Berkelanjutan dengan Metode Praktis

Kegiatan pelatihan digelar dari Agustus hingga Desember 2025 di aula Desa Lifuleo, yang dihadiri oleh Plt. Camat Kupang Barat, Kepala Desa, serta kelompok perempuan setempat. Peserta diajarkan mengolah hasil laut menjadi produk seperti abon ikan tuna, bakso ikan, sambal ikan, nugget ikan, dan mie rumput laut. Selain pengolahan, peserta dikenalkan pada penggunaan alat-alat produksi modern seperti vacuum sealer, chopper, dan cetakan mie untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi produksi.

Pemanfaatan Teknologi untuk Memperluas Usaha

Bagi perempuan Lifuleo, penggunaan alat-alat teknologi sederhana merupakan pengalaman baru yang membawa perubahan signifikan. Vacuum sealer membantu menjaga kesegaran produk lebih lama, sementara cetakan mie memungkinkan pembuatan produk rumput laut dengan bentuk yang menarik dan konsisten. Dengan teknologi ini, usaha mikro dapat berkembang lebih profesional dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Testimoni Peserta tentang Dampak Pelatihan

Ibu Ola, salah satu peserta pelatihan, menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan belajar menggunakan alat-alat baru. “Pelatihan ini sangat membantu kami dalam meningkatkan kualitas produk dengan alat seperti vacuum sealer dan cetakan mie. Alat-alat tersebut membuat pekerjaan kami lebih mudah dan hasilnya lebih baik,” ujarnya. Semangat dan antusiasme perempuan Lifuleo menjadi bukti nyata keberhasilan program dalam membuka peluang baru dan memperkuat ekonomi desa.

Terkini