JAKARTA - Keheningan malam saat tadarus dan kehangatan saat sahur adalah momen yang sangat berharga di bulan Ramadan. Namun, kenyamanan tersebut sering terganggu ketika listrik tiba-tiba padam karena beban yang melampaui kapasitas. Menjawab tantangan ini, PT PLN (Persero) memberikan solusi berupa diskon tambah daya 50 persen agar setiap keluarga di Indonesia dapat menikmati Ramadan dan Idulfitri dengan penerangan yang stabil.
Peningkatan aktivitas domestik saat ramadan
Selama bulan suci, peralatan elektronik rumah tangga bekerja lebih keras dari biasanya untuk mendukung aktivitas ibadah dan persiapan konsumsi. Kebutuhan akan pendingin ruangan, pencahayaan tambahan, serta alat masak elektrik meningkat secara simultan. Penambahan daya menjadi langkah preventif agar sistem kelistrikan di rumah tetap stabil dan tidak mengalami gangguan teknis yang mendadak.
Manfaat langsung bagi pelanggan setia
Program "Ramadan Terang" merupakan bentuk apresiasi PLN kepada pelanggan yang selama ini telah tertib dalam memanfaatkan layanan kelistrikan. Dengan memangkas biaya penyambungan hingga setengahnya, PLN ingin meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang Lebaran. Hal ini sejalan dengan visi perusahaan untuk selalu hadir memberikan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat.
Mekanisme klaim diskon yang mudah
Pelanggan hanya perlu mengikuti langkah sederhana di ponsel mereka untuk mendapatkan manfaat ini. Setelah melakukan transaksi rutin seperti beli token atau bayar tagihan di aplikasi PLN Mobile, pelanggan akan mendapatkan hak istimewa berupa potongan biaya. Kemudahan ini sengaja dirancang agar seluruh lapisan masyarakat, baik tua maupun muda, dapat mengakses layanan tanpa kendala teknis.
Pencegahan bahaya kelistrikan di rumah
Seringnya listrik padam atau "anjlok" akibat kelebihan beban sebenarnya merupakan sinyal peringatan bahwa kabel instalasi bekerja terlalu berat. Dengan melakukan tambah daya secara resmi, instalasi listrik rumah tangga akan disesuaikan kembali kekuatannya oleh petugas PLN. Ini adalah langkah penting untuk menjaga keamanan bangunan dari risiko kebakaran yang dipicu oleh pemaksaan daya listrik yang berlebihan.
Himbauan segera bertindak sebelum tutup
Mengingat tanggal 10 Maret 2026 adalah hari terakhir program ini, masyarakat diminta untuk tidak menunggu hingga menit terakhir. Kepadatan akses sistem di hari penutupan sering kali menjadi kendala bagi pelanggan yang baru ingin mendaftar. Oleh karena itu, memanfaatkan sisa waktu tiga hari ini adalah pilihan paling bijak untuk menjamin ketersediaan energi yang cukup saat hari raya tiba.