Posko Terpadu Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II Disiagakan Pelindo

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:41:01 WIB
PT Pelabuhan Indonesia (Persero).

JAKARTA - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Sub Regional Jawa menyiagakan posko terpadu korban kebakaran Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Sentosa II di Gapura Surya Nusantara di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Sub Regional Head Jawa PT Pelindo (Persero) Regional 3 Purwanto Wahyu Widodo mengatakan seluruh fasilitas tersebut disiapkan untuk memastikan para penumpang memperoleh pelayanan terbaik setelah menjalani proses evakuasi di laut.

"Pelindo telah menyiapkan Posko Terpadu di Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara untuk mendukung proses identifikasi, sekaligus memberikan pelayanan kepada para penumpang yang tiba di Surabaya," katanya.

Pihak Pelindo berkoordinasi dengan KSOP, Basarnas, Jasa Raharja, Kantor Kesehatan Pelabuhan, RS PHC Surabaya, serta seluruh instansi terkait agar penanganan berjalan cepat, terpadu, dan humanis.

Purwanto mengatakan seluruh layanan yang diberikan kepada penumpang tidak dipungut biaya.

"Kami menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi seluruh penumpang. Apabila kondisi kesehatannya memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan, kami akan membantu proses keberangkatan lanjutan," katanya.

Namun apabila memilih kembali ke daerah asal, kata dia, Pelindo juga menyiapkan transportasi menuju terminal maupun stasiun terdekat secara gratis.

"Kami juga menyediakan tempat beristirahat, makanan, minuman, toilet, dan mushala, agar para korban dapat memulihkan kondisi fisik maupun psikologis setelah mengalami musibah," tuturnya.

Purwanto menjelaskan seluruh personel operasional telah disiagakan untuk memastikan proses kedatangan kapal-kapal evakuasi berlangsung aman dan lancar.

"Kami menyiapkan seluruh fasilitas terminal agar dapat langsung digunakan ketika kapal-kapal pembawa korban sandar di Pelabuhan Tanjung Perak," ujarnya.

Ia mengatakan tim operasional telah bersiaga selama 24 jam untuk mendukung proses debarkasi, pengaturan arus penumpang, hingga penyaluran menuju area pelayanan kesehatan dan posko terpadu.

"Prioritas kami adalah memastikan para korban memperoleh pelayanan yang cepat, aman, nyaman, dan tetap mengedepankan aspek kemanusiaan," ujarnya.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Perak Agustinus Ma'un menyampaikan penanganan insiden dilakukan melalui koordinasi intensif antar-instansi dengan keselamatan jiwa sebagai prioritas utama.

"KSOP Utama Tanjung Perak bersama Basarnas, TNI AL, Polairud, operator pelabuhan, perusahaan pelayaran, serta seluruh unsur terkait terus berkoordinasi untuk memastikan proses evakuasi, penanganan korban, dan kedatangan kapal-kapal pembawa penumpang dapat berlangsung dengan aman dan tertib," tuturnya.

Tags

Terkini