Manfaat Matcha bagi Kulit Tetap Optimal dengan Konsumsi Secukupnya

Kamis, 26 Februari 2026 | 14:15:12 WIB
Manfaat Matcha bagi Kulit Tetap Optimal dengan Konsumsi Secukupnya

JAKARTA - Matcha semakin digemari di dunia kuliner karena tampilannya yang hijau cerah dan rasa khasnya. 

Banyak klaim menyebut konsumsi matcha bisa membuat kulit glowing dan mencegah penuaan. Klaim ini muncul karena kandungan antioksidan yang tinggi serta efek anti-inflamasi pada kulit.

Secara alami, matcha berasal dari daun teh hijau yang digiling sangat halus. Proses penanaman dan pengolahan tertentu meningkatkan kandungan klorofil dan senyawa aktif. Tren ini mendorong masyarakat mencoba minuman atau olahan matcha demi kesehatan kulit.

Guru besar IPB University, Prof Nuri Andarwulan, menegaskan bahwa manfaat matcha tidak bisa disamakan dengan klaim di media sosial. “Kandungan katekin matcha memang tinggi, tetapi efeknya perlu dipahami secara ilmiah,” katanya. Konsumsi yang berlebihan pun bisa menimbulkan efek samping tertentu.

Kandungan Antioksidan dalam Matcha

Matcha kaya akan katekin, terutama epigallocatechin gallate (EGCG), yang berfungsi sebagai antioksidan. EGCG dapat membantu menangkal radikal bebas yang merusak sel kulit. Meski begitu, bioavailabilitasnya atau daya serap di tubuh manusia relatif rendah.

“Jika diserap tubuh, hanya sebagian kecil yang masuk ke aliran darah, sementara sisanya dimetabolisme menjadi senyawa turunan,” jelas Nuri. Metabolit ini yang kemudian memberikan efek biologis bagi tubuh dan kulit. Kandungan polifenol membantu melindungi kolagen dan elastin dari kerusakan akibat radikal bebas.

Radikal bebas dapat muncul dari sinar UV, polusi, dan pola hidup tidak seimbang. Kerusakan kolagen memicu penuaan dini dan keriput. Matcha membantu menjaga integritas jaringan kulit melalui mekanisme antiinflamasi dan perlindungan kolagen.

Efek Konsumsi Oral dan Topikal

Perlindungan kulit dapat dilakukan dengan konsumsi matcha dari dalam maupun pemakaian topikal. “Kombinasi ideal adalah asupan dari dalam untuk proteksi sistemik dan topikal untuk perlindungan lokal,” ucap Nuri. Pendekatan ganda ini membantu menjaga kulit lebih optimal.

Konsumsi oral bekerja secara bertahap, menargetkan lapisan dermis dan epidermis. Sedangkan produk topikal lebih cepat terasa di permukaan kulit. Efek topikal bersifat sementara, sehingga penggunaan rutin diperlukan untuk mempertahankan fungsi pelindung kulit.

Pemakaian kedua cara ini saling melengkapi, namun tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan. Tidak semua orang akan merasakan hasil instan meski rajin menggunakan matcha. Konsistensi dan pola hidup sehat tetap menjadi faktor kunci.

Batas Konsumsi Matcha

Matcha mengandung serat tidak larut cukup tinggi karena dikonsumsi sebagai bubuk daun utuh. “Jika dikonsumsi berlebihan tanpa cukup cairan, bisa menimbulkan gangguan pencernaan seperti sembelit,” jelas Nuri. Konsumsi yang berlebihan bahkan berpotensi memicu masalah saluran cerna pada individu tertentu.

Kandungan kafein dan katekin juga perlu diperhatikan agar tidak menimbulkan stimulasi berlebihan. Matcha sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah wajar sebagai bagian pola makan seimbang. Tidak ada satu makanan pun yang bisa menjadi solusi instan untuk kulit glowing.

Pakar mengingatkan masyarakat untuk tetap realistis terhadap klaim kesehatan. Mengandalkan matcha saja tanpa pola hidup sehat dan hidrasi cukup tidak akan optimal. Kesadaran akan batas konsumsi membantu manfaat matcha lebih efektif.

Tips Aman dan Efektif Konsumsi Matcha

Memilih produk matcha berkualitas penting untuk mendapatkan kandungan antioksidan maksimal. Gunakan matcha murni tanpa tambahan gula atau pewarna buatan. Campurkan dengan susu, smoothie, atau sebagai bahan olahan kue sesuai selera.

Perhatikan juga waktu konsumsi agar tidak mengganggu tidur atau sistem pencernaan. Kombinasikan dengan pola makan seimbang, olahraga, dan hidrasi cukup. Dengan cara ini, konsumsi matcha bisa memberi manfaat kesehatan kulit secara bertahap.

Nuri menekankan bahwa kesabaran dan konsistensi adalah kunci. “Matcha bisa menjadi bagian pola makan seimbang, tetapi bukan solusi instan untuk kulit glowing,” tutupnya. Dengan pendekatan yang tepat, matcha dapat menjadi pendukung gaya hidup sehat dan kulit lebih terlindungi.

Terkini